Tampilkan postingan dengan label Serangga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serangga. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Desember 2014

Serangga yang Indah dan Mengagumkan

Kalau melihat serangga di sekeliling kita tidaklah terlalu istimewa ya, malah kadang-kadang sedikit mengganggu. Tapi jika diabadikan dari dekat dengan menggunakan teknik fotografi makro, serangga-serangga ini ternyata memiliki sosok yang mengagumkan lho, coba diliat deh . . .

Kamis, 27 November 2014

10 Jenis Ulat Dengan Warna dan Bentuk yang Indah

Spurge Hawk-Moth Caterpillar


Photo Credit: Wikipedia

Cecropia Moth Caterpillar


 

Stinging Rose Caterpillar


Photo Credit: http://www.naturephotographers.net/buserimages/1045-03.jpg

Red-Footed Fuzzy-Wuzzy Caterpillar


Photo Source: www.geometer.org/earthwatch98/index.html

Azalea Caterpillar


Photo Credit: http://creatures.ifas.ufl.edu/orn/azalea_caterpillar01.htm

Saddleback Caterpillar


Photo Credit: Wikipedia

Tetrio Sphinx Caterpillar


Photo Credit: Wikipedia

Monarch Caterpillar


Photo Credit: Wikipedia

Hickory Horned Devil


Photo Credit: http://farm1.static.flickr.com/87/233272037_04e38a8f26.jpg

Old World Swallowtail Caterpillar


sumber

Jumat, 07 November 2014

4 serangan yang Paling Dibenci tapi Bermanfaat

Beberapa jenis serangga dibenci karena menjijikkan dan kadang-kadang menularkan kuman penyebab berbagai penyakit mematikan. Di sisi lain, ternyata keberadaannya memberikan manfaat tertentu bagi ekosistem global.
1. Nyamuk

Selain menularkan malaria, nyamuk juga menularkan beberapa penyakit mematikan lainnya seperti demam berdarah, chikungnya dan kaki gajah. Tanpa ada kuman yang ditularkan, gigitannya itu sendiri sudah sangat menyebalkan karena memicu gatal-gatal dan bintik kemerahan. Namun beberapa spesies membutuhkan nyamuk dan larva atau jentik-jentiknya untuk dimakan. Misalnya katak, kelelawar, bahkan tumbuhan seperti kantong semar. Tanpa ada nyamuk, kepunahan atau pola migrasi satwa liar bisa terpengaruh.
2. Belatung

Dalam film-film horor, belatung selalu digambarkan sebagai pemakan bangkai yang menyeramkan sekaligus menjijikkan. Bahkan kadang berlebihan, kemunculannya pada mayat sering diidentikkan sebagai azab orang berdosa. Padahal dalam ilmu pengetahuan, belatung bisa dimanfaatkan untuk praktik pengobatan yang disebut maggot debridement therapy (MDT). Belatung yang merupakan larva lalat atau kumbang itu ditaruh di sebuah luka dengan cara tertentu agar tidak menyebar, sehingga bisa memangsa bakteri penyebab infeksi.
3. Lalat

Di mana ada sampah dan bau busuk, di situlah lalat akan selalu muncul. Kesan jorok sudah pasti melekat pada serangga terbang yang sulit sekali ditangkap dengan tangan kosong tersebut. Sama seperti nyamuk, lalat juga dibutuhkan oleh beberapa spesies sebagai makanan utama. Selain itu, telur lalat akan menetas menjadi belatung dan membantu penguraian sampah dan material organik yang mengotori lingkungan.
4. Kecoa

Permukaan tubuh yang mengkilap tidak mengurangi kesan jorok serangga yang satu ini. Warna hitam dan antena kecoa yang selalu bergerak sering merangsang refleks untuk mengambil sapu lalu memukulkannya. Padahal sebenarnya kecoa memiliki perilaku hidup bersih yang setara dengan kucing, yakni sering menjilati tubuhnya sendiri agar selalu higienis. Di samping itu penelitian membuktikan otak kecoa mengandung senyawa antibakteri yang bisa membasmi kuman super.