Tampilkan postingan dengan label senjata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label senjata. Tampilkan semua postingan

Rabu, 17 Desember 2014

Senjata Jepang Pada Masa Perang Dunia ke2


Tentara Jepang pada masa perang dunia 2 dikenal karena kekejaman dan keberanianya. Mereka sangat loyal pada negaranya, bahkan tidak segan untuk mengorbankan nyawa dalam pertempuran. Senjata2 yang digunakan oleh infantri jepang pada perang dunia 2 merupakan produksi dalam negeri, dan mulai diproduksi secara masal pada tahun 1920an sejalan dengan revolusi militer yang dilakukan oleh kekaisaran jepang saat itu. Berikut ini ane sajikan daftar lengkap senjata-senjata yang digunakan infantri jepang pada masa perang dunia 2, spesial untuk kaskuser semua
Imperial japanese army
Infantry weapon


1. Bayonet


Type 30 bayonet didesain sebagai attachment untuk senapan type 38 rifle dan arisaka type 99 rifle. diproduksi dari tahun 1897 sampai 1945. memiliki panjang mata pisau sepanjang 16 inch.


2. Sidearms / pistols
Type 26 revolver :

type 26 merupakan pistol modern pertama yang di adopsi oleh tentara kekaisaran jepang. pertama kali diproduksi pada tahun 1893. memiliki silinder berkapasitas 6 peluru. dengan teknologi pada masa itu yang terbatas, menyebabkan pistol ini masih memiliki akurasi yang sangat rendah


Nambu pistol: 


Nambu adalah pistol semi otomatis pertama jepang yang mulai digunakan sejak 1906. ukuran kaliber 8mm dan daya jangkau efektif sejauh 20 meter. memiliki box magazine berisi 8 peluru. ukuran kalibernya yang kecil (8 mm) menyebabkan pistol ini lemah dan tidak sebanding dengan pistol tentara barat yang memiliki kaliber lebih besar. Namun demikian pistol ini cukup akurat.


Type 94 8 mm Pistol:



type 94 adalah pistol semi otomatis yang ringan dengan berat hanya 1 pound, 11 ounce. Pistol ini mulai diproduksi tahun 1934 untuk memperkuat militer jepang pada saat memasuki masa perang dunia 2. Dengan kaliber 8x22 mm pistol ini ringan dan mudah di gunakan, memiliki firing power serta akurasi yang cukup baik. memiliki detachable box magazines berkapasitas 6 peluru.


3. Rifles / Carbines
arisaka type 99:



arisaka type 99 ini cukup populer selama masa perang dunia 2, dan digunakan secara luas oleh tentara jepang sebagai senapan standar. Dengan body yang terbuat dari kayu, beratnya sekitar 3,7 kg. meiliki kaliber 7,7mm, akurasi nya cukup baik. sebagai atachmment, dilengkapkan bayonet type 30 sepanjang 16 inch membuat senjata ini sangat mematikan bila dugunakan untuk menusuk lawan


type 97 sniper rifle:



type 97 adalah bolt actions sniper rifle yang dilengkapi 2.5 power telescopic sight. Mulai diproduksi tahun 1937. ketika ditembakan, kaliber 6.5x50mm nya hanya menghasilkan sedikit kilatan dan asap, alhasil sangat menyulitkan musuh untuk mendekteksi keberadaan sniper, menjadikan type 97 senapan sniper yang mematikan



4. Submachine guns & light machine guns
type 100 sub machine guns:



Jepang terlambat mengimplementasikan sub machine guns terhadap angkatan bersenjatanya. sebelumnya jepang menggunakan SIG Bergman 1920 buatan Switzerland untuk pasukan marinir nya dalam invasi ke china. Type 100 adalah sub machine guns pertama buatan jepang yang baru diproduksi tahun 1942, menjelang berakhirnya perang dunia. senjata ini mampu menembakan 800 peluru per menit dengan velocity 335 meter per detik

type 96 Light Machine Gun:



type 96 light machine gun merupakan penyempurnaan dari pendahulunya, yaitu type 11 light machine gun. Sama seperti pendahulunya, senjata yang mulai diproduksi tahun 1936 ini masih menggunakan teknologi air-cooled dan gas operated, juga kaliber yang sama, yaitu 6.5x50mm. Perbedaanya ada pada teknologi input peluru, yang telah menggunakan detachable box magazine, sehingga maningkatkan reliability dan akurasi. senjata ini menembakan 550 peluru per menit dengan velocity 735 meter per detik


5. Heavy Machine gun
Type 92 Heavy machine gun:





Type 92 adalah heavy machine gun yang dipakai secara luas oleh tentara jepang sejak tahun 1932. senjata ini diletakan diatas sebuah tripod, dan dioperasikan oleh 3 orang kru. Kaliber 7.7mm nya mampu memuntahkan 450 peluru dalam satu menit dengan velocity 732 meter per detik. Jarak jangkau maksimum 2.5 km. jarak jangkau efektif 800 m.


6. Special weapon
type 100 flamethrower:





Type 100 flamethrower didesain untuk menyempurnakan versi sebelumnya, type 93 flamethrower. mulai digunakan pada tahun 1940. type 100 memiliki 3 tabung berukuran 5x6 inch. 2 diantaranya berisi bahan bakar yang merupakan campuran gasoline dan tar, sedangkan 1 tabung berisi nitrogen. total kapasitas bahan bakar sebesar 12.3 liter. Berat keseluruhan 26 kg. Senjata ini mampu menyemburkan api dengan jangkauan maksimum 27 meter.

Selasa, 16 Desember 2014

The Nesmuk, Pisau Tertajam dan Termahal di Dunia


Bladesmith Hoffmann / Pieper dan Designer Quintin Nel telah bekerja sama untuk merancang pisau dunia yang paling mahal .

Pisau ini sangat menakjubkan , dibuat dari baja karbon , Perak Sterling Dengan stocking dari delapan berlian . Pisau ini bernama " The Nesmuk " pisau ini diklaim sebagai yang paling tajam di dunia dan dijual dengan € 31.000 menakjubkan atau $ 43.118 Dolar.





Pisau ini dapat memastikan anda akan memotong dalam kemewahan.

Senin, 15 Desember 2014

Pedang Legendaris yang Pernah Tercatat Dalam Sejarah

Pedang Salahuddin Ayyubi

Pedangnya Salahuddin Ayyubi / Saladin, jendral dan pejuang muslim Kurdi dari Tikrit. Pedang ini dibuat dari baja damascus yang sangat keras namun lentur karena memiliki kandungan CNT (carbon nanotubes). Katanya pedang ini sangat tajam, saking tajamnya bisa dengan mudah menembus baju zirah renald de chatilon.

Salahuddin terkenal di dunia Muslim dan Kristen karena kepemimpinan, kekuatan militer, dan sifatnya yang ksatria dan pengampun pada saat ia berperang melawan tentara salib. Sultan Salahuddin Al Ayyubi juga adalah seorang ulama. Ia memberikan catatan kaki dan berbagai macam penjelasan dalam kitab hadits Abu Dawud. Sekarang pedang ini merupakan koleksi pribadi Shahhi family in the UAE.Harganya sekitar $555.000


The Sword of Goujian

 Pedang ini merupakan harta negara dan mempunyai karisma setara dengan Pedang Excaliburnya King Arthur. Ketika ditemukan, pedang ini telah berusia kurang lebih 2000 tahun, tapi masih sangat tajam dan tidak berkarat. Terlebih lagi,terdapat pola berbentuk belah ketupat dan 11 lingkaran konsentris yang terletak hanya berjarak 0,2 milimeter dari hiltnya.

Material: perunggu.
Panjang: 55,6 cm (termasuk gagangnya)
Lebar: 5 cm.
Bilah pedang terbuat dari tembaga, membuatnya lebih lentur dan lebih kecil kemungkinannya untuk hancur; sisi pedang memiliki kandungan timah, membuatnya lebih keras dan mampu mempertahankan tepi tajam; sulfur mengurangi kemungkinan pudarnya pola-pola.
Pedang Goujian adalah salah satu contoh yang mengagumkan dari ilmu metalurgi terdahulu di Cina. Bahkan sekarang, pedangnya sendiri tidak mudah untuk direplikasi.


Pedang Zulfikar


Zulfiqar, pedang legendaris Ali ibn Abu Thalib. Dikisahkan, pada Perang Uhud (625 M) Rasul Muhammad SAW menghadiahi Zulfiqar kepada Ali, menantunya, dan dengan pedang itu Ali menaklukkan musuh terberatnya, Amr ibn Abdawud, menghancurkan sekaligus helm dan perisainya. Zulfiqar kemudian digunakan Husayn ibn Ali, cucu Rasul, yang gugur dalam Perang Karbala.

Honjo Masamune




Honjo Masamune, adalah pedang simbol Shogunat Tokugawa yang dibuat oleh Masamune, pembuat pedang terkenal di Jepang di awal abad 14. Pedang buatan Masamune sering dibandingkan dengan pedang buatan Muramasa, yang konon adalah bekas muridnya. Pedang Masamune melambangkan kedamaian sedangkan pedang Muramasa melambangkan haus darah.


Muramasa


 Muramasa Sengo (千子村正Sengo Muramasa) adalah seorang swordsmith terkenal yang mendirikan sekolah dan Muramasa tinggal selama periode Muromachi (abad ke-16) di Jepang.
Oscar Ratti dan Adele Westbrook mengatakan bahwa Muramasa "adalah swordsmith yang pandai tetapi kejam dan sakit-pikiran, yang tercemin pada bilah pedang buatannya... Pedang ini diyakini haus darah dan untuk mendorong prajurit mereka untuk melakukan pembunuhan atau bunuh diri. "

Ketika Ieyasu Tokugawa menjadi Shogun,pedang buatan Muramasa tidak lagi populer karena diyakini banyak membunuh orang-orang deket Ieyasu.



The Wallace Sword

 Pedang ini dimiliki Sir William Wallace (1270 – 1305), Seorang patriot dan ksatria Scotlandia yang melakukan perlawanan terhadapan penjajahan Inggris. Disebutkan bahwa pedang ini digunakan dalam the Battle of Stirling Bridge in 1297 dan the Battle of Falkirk (1298).

Panjang bilah pedangnya 132 cm, sedangkan panjang keseluruhannya termasuk pegangannya adalah 168cm. Lebar bilah pedangnya bervariasi, dekat pegangannya 2.25 inchi dan 0.75 di ujungnya. Berat pedangnya adalah 2.7kg.



Tippu Sultan Sword


 Pedang milik Sultan Fateh Ali Tipu (bahasa Urdu: فتۃ الی تیپو) November, 1750, Devanahalli – 4 Mei, 1799, Srirangapattana), juga dikenal dengan julukan Harimau dari Mysore, adalah penguasa de facto dari Kesultanan Mysore di India dari tahun 1782 (di saat ayahnya wafat) sampai kematiannya di tahun 1799.




Excalibur
Karena berdasarkan pada kisah legenda, tidak dapat dipastikan seperti apa bentuk asli pedang ini. Berikut ini 2 versi diantaranya. Tapi secara umum diyakini bahwa Excalibur merupakan pedang berjenis claymore.

Siapa sih yang ga kenal sama Excalibur. Pedang legendaris ini merupakan pedang kepunyaan Raja Arthur.Dan menurut legenda,pedang ini memiliki kekuatan ajaib yang memberinya hak memerintah Inggris. Dalam bahasa Wales pedang ini bernama Caledfwlch.

Nama Excalibur berasal dari bahasa Perancis kuno Excalibor, yang berasal dari bahasa Latin Caliburnus. Dalam legenda Arthur, ada dua cerita mengenai asal pedang ini. Yang pertama adalah legenda "Sword in the Stone", pertama muncul dalam puisi Robert de Boron Merlin, di mana Excalibur hanya dapat ditarik dari batu oleh orang yang berhak menjadi raja, yaitu Arthur.
Dalam versi kedua, yang muncul dalam Suite du Merlin, Arthur menerima Excalibur dari Lady of the Lake setelah pedang pertamanya rusak dalam pertempuran melawan raja Pellinore.



Kusanagi


 Sama halnya dengan excalibur, tidak ada yang tahu pasti bentuk pedangnya.

Bagi masyarakat Jepang, Kusanagi merupakan pedang legendaris yang setara Excalibur. Nama lengkapnya Kusanagi-no-Tsurugi ("Grass Cutting Sword"). Menurut legenda, Pedang ini didapat oleh seorang dewa bernama Susanoo ketika sedang memotong ekor keempat dari seekor monster naga berkepala dan berekor delapan, Yamato-No-Orochi.
Kemudian dipersembahkan kepada dewi Ameterasu. Katanya pedang ini disimpan di Atsuta Shrine, tapi sampai sekarang blm ada seorang pun orang di luar kuil, kecuali kaisar, yang pernah melihat pedang ini.