Tampilkan postingan dengan label bangunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bangunan. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Desember 2014

Perpaduan Antara Rumah dan Mobil

kalian semua pasti punya hobi atau barang kesukaan kan? Kalo iya, pasti kalian bakal selalu ngelakuin yang terbaik buat dapetinnya. Dan kadang sampai melakukan suatu yang sedikit 'gila'

dan di bawah ini adalah salah satu bentuk kegilaan dari seorang berkebangsaan austria yang sangat menyukai mobil dan merubah rumahnya jadi kayak mobil VW Beetle



Dan di sulap jadi seperti ini, jadinya



Ini penampakan waktu malamnya




Ini isi dalemnya

Kamis, 18 Desember 2014

Bangunan yang Dapat Bersuara

The Singing Ringing Tree adalah sebuah bangunan menyerupai bentuk pohon yang bisa mengeluarkan bunyi alunan nada indah bertenaga angin yang unik. Dibangun dalam area pegunungan Pennine di Lancashire, Inggris. Dirancang oleh arsitek Mike Tonkin dan Anna Liu Tonkin Liu, The Singing Ringing Tree atau Pohon bernyanyi adalah konstruksi bangunan dengan tinggi 3 meter yang terdiri dari pipa baja galvanis yang memanfaatkan energi angin untuk menghasilkan alunan dengung yang rendah dan lembut. Kualitas harmonis dan nyanyian pohon diproduksi oleh tuning pipa sesuai dengan panjang mereka dengan menambahkan lubang pada bagian bawah masing-masing.

Selesai dibuat pada tahun 2006, The Singing Ringing Tree adalah bagian dari seri empat patung dalam seni Panopticons dan proyek regenerasi diciptakan oleh Jaringan Lingkungan Seni Lancashire Timur.










sumber

Sabtu, 13 Desember 2014

10 Rumah Termahal diDunia

memiliki rumah idaman adalah impian semua orang...tetapi tidak semua orang mampu dan bisa mendapatkanya...
dan bahkan banyak orang2  disekitar kita yang untuk memiliki sebuah rumah yang sederhana saja sangat sulit...

1. Antilla



Rumah paling mahal di dunia yang pertama adalah di India, yang dimiliki oleh Mukesh Ambani. Ini bernilai 1 miliar dolar kekalahan dan memiliki 27 lantai. Rumah memiliki klub kesehatan mewah dan garasi yang bisa menampung lebih dari 150 mobil. Mengapa? Hanya karena raja bisnis ini memiliki koleksi pribadi 168 mobil. Rumah ini seluruhnya terbuat dari kaca dan 570 meter.



2. William Randolph Hearst’s Mansion


Rumah ini dimiliki oleh William Randolph Hearst memiliki tiga kolam renang, 29 kamar tidur serta memiliki bioskop seni dan diskotik.
Perlu 165 juta dolar untuk memiliki rumah yang membentang di 6 hektar tanah ini



3. Elena Franchuk’s Victorian Villa


Rumah ini terletak di distrik Kensington di London dibeli baru-baru sekitar 161 juta dolar. Rumah ini berlantai 5-memiliki 10 kamar tidur vila, kolam renang dalam ruangan, teater bergerak dan sauna plus gym.




4. The Penthouses at One Hyde Park



Rumah ini masih dalam konstruksi. Ketika selesai, rumah ini nanti akan menjadi rumah paling mahal kedua di dunia dengan kekayaan bersih 160 juta dolar. Ini akan terletak dalam gedung pencakar langit di London bernama One Hyde Park.



5. Aaron Spelling’s Manor



Rumah ini berdiri di tanah yang melintasi 56.000 meter persegi tanah. Nilai bersih telah diperkirakan mencapai 150 juta dolar dan dibangun pada tahun 1991. Ini memiliki 123 kamar tidur, lapangan tenis, arena skating, bowling dan beberapa kolam renang.



6. Hala Ranch



Dimiliki oleh Pangeran Bandar bin Sultan bin Abdulaziz dari Arab Saudi,
terletak di Coloradomemiliki 27 kamar mandi dan 15 kamar tidur bersama dengan kolam renang dalam ruangan, jalan ski , melintasi 14.397 meter persegi tanah dan memiliki harga 135 juta dolar




7. Dracula’s Castle



kastil ini dibuat menjadi museum selama tahun 1980 , Archduke Dominic yang adalah pemilik rumah memasang kastil untuk dijual untuk kekayaan senilai 80 juta dolar. Namun, tawaran ini tidak diterima dan 2 tahun kemudian, ia memasang rumah untuk dijual lagi. Kali ini dengan harga yang tidak diungkapkan. Tidak ada yang membelinya .kastil Ini memiliki 57 kamar, 17 kamar tidur dan mebel antik yang indah.



8. Fleur de Lys



Senilai lebih dari 125 juta dan dibangun oleh Suzanne dan David Saperstein, rumah ini disiapkan untuk penjualan di tahun 2007. Rumah itu memiliki 15 kamar tidur dan eksterior ditutupi dengan kapur Perancis sementara interior disiramkan dengan emas 24 karat. Rumah juga memiliki barang mebel seperti pola tirai Marie Antoinette dan kursi favorit Napoleon.



9. Maison de l’Amitie



Dimiliki oleh Donald Trump, rumah ini di Palm Beach. Ini membentang di 80.000 meter persegi tanah dan memegang konservatori, sebuah ballroom, 15 kamar tidur, 8 setengah-mandi, sebuah rumah tenis dan paviliun mewah. Kolam raksasa hanya bagian kecil dari rumah 125 juta dolar.



10. Updown Court



Rumah ini terletak di Inggris, di luar London dan dilaporkan lebih besar dari Istana Buckingham. Ini memiliki 103 kamar, bowling, bioskop besar, lebih dari 3 kolam renang dan lapangan squash. Perlu 116 juta dolar dan bagian yang terbaik adalah bahwa jalan masuk dipanaskan juga!


Kamis, 11 Desember 2014

Hotel Berbintang Tujuh

Burj Al Arab - Dubai








1. Burj Al Arab, Hotel ini hanya menampung 202 kamar, karena tiap lantai (dan tiap kamar) memiliki dua tingkat! Tiap kamar dalam hotel ini rata-rata memiliki besar antara 1800 sampai 8000 kaki persegi. Kamar termurah di Burj Al Arab ini bertarif sekitar 10 juta perak per malam, dan kamar termahal berada di angka sekitar 250 Juta Rupiah per malam. Selain kamar yang besar luar biasa dan pemandangan serta bangunan indah, hotel ini ternyata juga memiliki restoran yang dianggap sebagai restoran terbaik, dan menjadi 'rumah' bagi beberapa chef terbaik dunia!


The Centaurus - Islamabad



2. The Centaurus, Hotel ini adalah hotel yang berada di proyek unggulan Pakistan, The Centaurus. Hotel ini diharapkan akan selesai pada 2010, dan harapan Pakistan adalah bahwa seluruh bagian Plaza yang ada akan menjadi simbol pertumbuhan negara dan per pribadi di negara ini. Hotel ini direncanakan akan dibangun mencapai tinggi 37 lantai.




The Pentomium - Dubai








The Pentominium, di Dubai ini lebih dikenal sebagai gedung apartemen, dan bukan hotel. Bahkan ketika selesai, gedung ini akan dikenali sebagai gedung tertinggi kedua di dunia, untuk gedung yang dibangun khusus untuk perumahan. Proyek ini dimulai pada 2007 dan diharapkan akan selesai pada 2011. Apartemen yang berada dalam gedung ini akan memberikan fasilitas lebih daripada sekedar apartemen biasa. Ada berbagai layanan tambahan seperti pelayan pribadi, kendaraan mewah untuk disewa bahkan menuyediakan paket perjalanan pelayaran bagi penghuninya!



Morgan Plaza - Beijing







Morgan Plaza, Hotel yang dikenal juga sebagai hotel mewah bintang tujuh ini masih dalam taraf pembangunan. Pembangunan dilakukan di Beijing, China, tapi diharapkan akan selesai pada Maret 2009 (dan tampaknya masih belum selesai). Hotel ini akan dibangun diatas Morgan Plaza yang berdekatan dengan banyak sekali bangunan landmark nasional China di distrik Chang An.



The Flower of the East - Iran


Hotel ini didesain persis seperti namanya, sebuah bunga. Desain dari hotel ini adalah kombinasu dari pengaruh arsitektur Persia dan Modern, dan setelah selesai akan dikelilingi dengan taman yang indah dan akan tampak dari berbagai sudut di kompleks megah yang akan dibangun.

Edward Leedskalnin dan rahasia Coral Castle

"Saya telah menemukan rahasia-rahasia piramida dan bagaimana cara orang Mesir purba, Peru, Yucatan dan Asia mengangkat batu yang beratnya berton-ton hanya dengan peralatan yang primitif."

Kalimat terkenal di atas diucapkan oleh Edward Leedskalnin, seorang misterius yang membangun monumen yang juga sama misteriusnya, Coral Castle.

Ia lahir di Latvia, sebuah negara kecil di Eropa. Suatu hari ketika usianya 25 tahun, ia dikejutkan oleh keputusan tunangannya, Agnes, yang berusia 16 tahun yang memutuskan untuk membatalkan pernikahan mereka hanya satu hari menjelang hari pernikahan akan dilangsungkan.

Edward yang patah hati lalu meninggalkan Latvia dan menetap di Amerika. Setelah itu, ia menghabiskan sekitar 30 tahun berikutnya untuk membangun Coral Castle yang termashyur.

Coral Castle sendiri adalah sebuah struktur bebatuan yang terletak di Homestead, Florida. Struktur ini terdiri dari batu-batu megalitik yang masing-masing memiliki berat beberapa ton. Kebanyakan batu yang digunakan adalah jenis batu oolite yang mengandung fosil cangkang dan coral.

Pada awalnya, Coral castle dibangun di sebuah kota kecil bernama Florida City. Namun pada tahun 1936, lokasi Coral Castle dipindahkan ke Homestead dimana bangunan itu kemudian memperoleh kemashyurannya. Butuh waktu selama tiga tahun untuk memindahkan semua bebatuan yang ada di tempat itu ke rumah barunya.

Di Homestead, Edward melanjutkan pekerjaannya membangun Coral Castle hingga kematiannya di tahun 1951.

Coral Castle yang dibangun oleh Edward sejak lama dianggap sebagai salah satu struktur bebatuan paling menakjubkan yang pernah dibangun pada abad ke-20. Bahkan sebagian orang menyamakannya dengan Stonehenge. Apa yang membuat orang takjub adalah kenyataan bahwa Edward membangunnya sendirian.


Coral Castle memiliki luas sekitar 4 hektar dan terdiri dari 1.000 ton bebatuan yang bersama-sama membentuk dinding, ukiran, perabot dan menara kastil. Hebatnya, batu-batu besar ini disatukan tidak dengan menggunakan sarana perekat apapun. Mereka hanya ditumpuk dengan memanfaatkan beratnya untuk menjaganya tetap menyatu. Dan sama seperti piramida, tumpukan bebatuan ini begitu rapat dan sempurna sehingga celah antara dua batu tidak dapat ditembus oleh cahaya.


Kehebatan yang lain dari pekerjaan tangan Edward adalah sejumlah batu-batu vertikal yang masing-masing memiliki tinggi 2,4 meter dan membentuk perimeter di dalam kompleks Coral Castle. Masing-masing batu vertikal ini dipotong dengan presisi yang luar biasa sehingga masing-masing batu memiliki tinggi yang sama persis.

Bukan itu saja, ketika badai Andrew berkategori 5 (paling mematikan) menyerang dan memporakporandakan Florida, tidak ada satupun batu itu yang bergeser dari posisinya.

Di dalam area Coral castle juga ada menara dua lantai yang masing-masing terdiri dari batu-batu setinggi 2,4 meter yang disusun menjadi menjadi tempat tinggal Edward. Total berat menara ini adalah 243 ton.


Menara ini dihiasi dengan teleskop buatan, obelisk, air mancur, kolam, perabot dan patung-patung objek-objek astronomi. Perabot yang ada di dalamnya termasuk meja berbentuk hati, 25 kursi goyang, kursi yang berbentuk bulan sabit, bathtube, tempat tidur dan sebuah singgasana kerajaan.


Selain menara tersebut, ada satu karya yang menunjukkan kehebatan Edward, yaitu sebuah pintu gerbang batu seberat 8,2 ton. Gerbang itu dibuat dengan keseimbangan yang sedemikian sempurnanya sehingga seorang anak kecil bisa membuka gerbang itu hanya dengan mendorongnya dengan ujung jari.

Misteri gerbang ini telah membingungkan banyak orang hingga suatu hari gerbang itu tiba-tiba berhenti bekerja pada tahun 1986.


Sekelompok insinyur lalu dipanggil untuk memperbaikinya. Dibutuhkan 6 pria dan derek seberat 50 ton untuk memindahkan dan memperbaikinya. Yang mereka temukan mengenai gerbang ini sungguh menakjubkan.

Mereka menemukan batu gerbang tersebut memiliki lubang yang sempurna dan Edward ternyata telah menyeimbangkannya hanya dengan menggunakan batang besi dan bearing truk.

Dari sini diketahui bahwa Edward membuat lubang berdiameter 8 kaki di sisi batu bagian atas menembus sisi bawah batu. Lalu ia memasukkan batangan besi ke dalam lubang itu dan menyangga bagian bawah gerbang dengan bearing truk.

Yang luar biasa adalah, ia membuat lubang tersebut hanya dengan menggunakan peralatan tangan. Menurut para ahli, pada masa ini, untuk membuat lubang dengan kesempurnaan seperti itu, dibutuhkan peralatan dengan teknologi laser.

Pada tahun 2005, gerbang itu kembali mengalami kerusakan dan diperbaiki. Namun perbaikan yang dilakukan tidak bisa membuat gerbang itu berotasi sebaik dan selancar awalnya.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, apa yang paling menakjubkan dari Coral castle adalah kenyataan bahwa semua struktur di tempat itu dibangun oleh satu orang hanya dengan menggunakan teknologi dan peralatan seadanya.

Bayangkan, masing-masing batu di dalam Coral Castle memiliki berat rata-rata 14 ton. Batu terbesar memiliki berat 27 ton dan batu tertinggi adalah dua monolitik yang memiliki tinggi 7,6 meter masing-masingnya.

Bagaimana caranya Edward membuat dan mengangkat bebatuan berat itu sendirian ?

Ada yang mengatakan bahwa ia mungkin telah berhasil menemukan rahasia para arsitek masa purba yang membangun monumen seperti piramida dan Stonehenge. Yang lain mengatakan mungkin Edward menggunakan semacam peralatan anti gravitasi untuk membangun Coral Castle.

Pernyataan Edward yang mengatakan bahwa ia telah menemukan rahasia piramida telah membuat rahasia Coral Castle menjadi semakin misterius. Karena Edward sendiri adalah seorang yang misterius, banyak yang menafsirkan pernyataan ini dalam kerangka esoterik atau mistik.

David Hatcher Childress, penulis buku Anty Gravity and The World Grid, memiliki teori yang menarik. Menurutnya wilayah Florida Selatan yang menjadi lokasi Coral Castle memiliki diamagnetik kuat yang bisa membuat sebuah objek melayang. Apalagi wilayah Florida selatan masih dianggap sebagai bagian dari segitiga bermuda.

David percaya bahwa Edward Leedskalnin menggunakan prinsip diamagnetik jaring bumi yang memampukannya mengangkat batu besar dengan menggunakan pusat massa. David juga merujuk pada buku catatan Edward yang ditemukan yang memang menunjukkan adanya skema-skema magnetik dan eksperimen listrik di dalamnya. Walaupun pernyataan David berbau sains, namun prinsip-prinsip esoterik masih terlihat jelas di dalamnya.

Penulis lain bernama Ray Stoner juga mendukung teori ini. Ia bahkan percaya kalau Edward memindahkan Coral Castle ke Homestead karena ia menyadari adanya kesalahan perhitungan matematika dalam penentuan lokasi Coral Castle. Jadi ia memindahkannya ke wilayah yang memiliki keuntungan dalam segi kekuatan magnetik.

Hingga kematiannya, Edward tidak pernah menceritakan rahasianya kepada orang lain. Jika ditanya, ia hanya menjawab,"Sebenarnya tidaklah sulit jika kamu tahu caranya." Sepertinya ia memang sangat menjaga kerahasiaan pekerjaannya. Ia kebanyakan bekerja pada malam hari dimana tidak ada satu orang pun yang bisa melihatnya. Seringkali, walaupun tidak selalu, ketika ia merasa ada yang mengamatinya bekerja, ia akan segera menghentikan pekerjaannya.

Apakah Edward Leedskalnin memang telah menemukan rahasia masa purba ? Apakah ia menemukan kunci menaklukkan gravitasi ? Jawabannya, mungkin tidak.

Karena foto yang berhasil diambil pada waktu Edward mengerjakan Coral Castle menunjukkan bahwa ia menggunakan cara yang sama yang digunakan oleh para pekerja modern, yaitu menggunakan prinsip yang disebut block and tackle. Jika kalian melihat foto di bawah ini, kalian mungkin akan mengerti maksud Block and Tackle.


Memang, walaupun ia menggunakan metode yang umum, tidak dapat dipungkiri bahwa Edward memiliki kelebihan dibanding pekerja biasa. Ia memiliki pengetahuan mengenai keseimbangan dan gravitasi dengan baik.

Website resmi Coral Castle menulis "Jika ada yang bertanya kepada Ed bagaimana caranya ia memindahkan batu-batu Coral itu, maka Ed akan menjawab bahwa ia mengerti hukum berat dan daya ungkit (leverage)."

Pada Desember 1951, Edward yang saat itu sudah berusia 64 tahun menaruh sebuah papan bertuliskan "Pergi ke rumah sakit" di gerbang Coral Castle. Setelah itu ia naik bus sendirian ke rumah sakit Jackson Memorial di Miami. Tiga hari kemudian, Edward meninggal karena penyakit kanker perut.

Ya, Edward Leedskalnin memang misterius.

Seringkali orang-orang menanyakan alasan mengapa ia mau menghabiskan hidupnya hanya untuk membangun monumen ini. Biasanya Ed hanya tersenyum dan menjawab "Sweet Sixteen", merujuk ke Agnes, tunangannya yang telah menghancurkan hatinya.

Jika kita melihat kepada Coral Castle, mungkin kita melihat kesempurnaan sebuah karya arsitektur atau mungkin kita hanya melihat kehebatan pekerjaan tangan seorang seniman. Tapi, jika saya melihat Coral Castle, saya melihat manifestasi dari kekuatan cinta, kekuatan yang sama yang telah menciptakan Taj Mahal dan enam ribu anak tangga di sebuah gunung di Cina.

Dan kekuatan cinta yang dimiliki oleh Ed, tidak seperti yang kita kenal. Karena ketika kita memberi dan menerima, Ed hanya memberi dan memberi. Itulah yang membuatnya menjadi manusia yang luar biasa.