Tampilkan postingan dengan label luar angkasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label luar angkasa. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Desember 2014

Tipuan Mata Terbesar di Alam Semesta

Pasti tidak sedikit dari kalian bertanya2 apa sih yang menjadi tipuan mata terbesar dialam semesta ini?
Ternyata tipuan mata tersebut sudah menjadi pemandangan yang tak asing lagi bagi kita,,dan setiap hari kita melihatnya.
langit pada malam hari adalah sebuah tipuan mata??

Kalau kalian keluar pada malam hari dan mengarahkan pandangan kalian kelangit, kalau langit sedang cerah tentunya kalian akan bisa melihat bintang-bintang bertaburan di angkasa raya

Pernahakah kalian sekalian bayangkan bahwa bintang2 itu sebenarnya adalah matahari, seperti matahari yang kita miliki di tata surya kita.
Karena begitu jauhnya jarak matahari itu dengann bumi kita, maka ia keliatan sangat kecil dan berkedip2. Tapi, sesungguhnya bintang2 itu berbentuk seperti matahari. Bahkan banyak yang ukurannya jauh lebih besar dari matahari kita.

Matahari yang kita miliki ini diameternya sekitar 200 kali bumi. Isinya adalah gas hydrogen yang sedang bereaksi secara termonuklir menjadi gas helium. Sedangkan bintang2 itu ada yang berpuluh kali atau bahkan beratus kali dibandingkan dengan besarnya matahari kita. Yg paling besar yang pernah ditemukan bahkan mencapai sekitar 500 kali matahari, alias 100 ribu kali besarnya bumi yg kita diami

Begitu besar ukurannya, tetapi keliatan demikian kecilnya. Ya, semua itu karena jarak bintang2 itu sangat jauh dari bumi. Contoh saja jika dalam ilmu astronomi mengatakan, jarak bintang itu sekitar 8 tahun cahaya. Apakah artinya? Artinya, cahaya saja membutuhkan waktu tempuh 8 tahun untuk menuju bintang yang paling dekat. Jadi kalau dikalkulasikan dalam kilometer…..


Kecepatan cahaya adalah 300.000 km per detik. Jadi kalau cahaya membutuhkan waktu 8 tahun untuk sampai ke bintang itu, berarti jaraknya adalah 8 th x 365 hari x 24 jam x 60 menit x 60 detik x 300.000 km = 75.686.400.000.000 km atau sekitar 75 triliun kilometer. Sungguh jarak yg tak terbayangkan dalam kehidupan kita!!

Jumlah bintang di alam semesta ini triliunan. Setiap 100 miliar bintang membentuk gugusan yg bernama Galaksi. Gugusan bintang yg kita tempati ini bernama Galaksi Bimasakti. Di sebelah Bimasakti ini ada Andromeda dan seterusnya. Ada miliaran galaksi di jagad semesta ini. Dan yang lebih dasyat lagi, setiap 100 miliar galaksi membentuk gugusan galaksi yang disebut Super-Cluster, dan seterusnya. Jagad semesta ini belum diketahui batasannya

Berapakah jarak gugusan bintang2 itu? Bermacam2. Ada yang berjarak 100 tahun cahaya. Artinya cahaya saja membutuhkan waktu 100 tahun. Ada yang 1000 tahun cahaya. Ada juga yang 1 juta tahun cahaya. Dan yang paling jauh diketemukan oleh ilmuan jepang berjarak 10 miliar tahun cahaya. Ya. cahaya saja membutuhkan waktu 10 milyar tahun. Apalagi kita, usia kita tak ada artinya apa2 dibanding kan dengan kebesaran alam semesta ini.

Jadi pernahkah anda membayangkan, bahwa matahari yang kita liat ini adalah matahari yang kita liat 8 menit yg lalu? Bukan matahari yang sekarang. kenapa demikian?
Ya. Karena sinar matahari memerlukan waktu 8 menit untuk mencapai bumi, yang berjarak 150 juta kilometer dari matahari. Berarti, matahari yang kita lihat pada saat itu adalah matahari 8 menit yang lalu! aneh bukan!? itu dikarenakan cahaya juga membutuhkan waktu untuk sampai ketempat tujuan

Tidak berbeda dengan bintang 2 yang berjarak lebih jauh lagi. Kalau kita sedang mengamati bintang berjarak 100 juta tahun cahaya, maka sebenarnya bintang yang sedang kita amati itu adalah kondisi 100 juta tahun yang lalu!!

Jadi dengan kenyataan seperti itu jika kita memandangi langit malam saat itu maka sebenarnya kita bukan melihat langit yang sekarang saja. Tetapi pada saat yg bersamaan kita sedang melihat langit sekarang, langit 1000 tahun yang lalu, langit 1 juta tahun yang lalu dan bahkan langit 10 miliar tahun yg lalu
Sungguh Sebuah Keajaiban Besar Dijagad Raya Yang Merupakan Sebuah Maha Karya Dasyat Allah S.W.T Di Alam Semesta Ini

Minggu, 14 Desember 2014

Hantaman Meteor Tergila dalam Sejarah




Sumber bahaya mengancam nyawa di Bumi sangat banyak, termasuk meteor. Tiap saat, batu berkecepatan 32.187 km/jam bisa jatuh dari langit. Ini hantaman meteor tergila dalam sejarah.

Batu semacam ini bisa menghantam atap rumah atau bahkan kepala Anda. Berikut meteorit yang muncul di era modern yang telah menghantam manusia, membuat manusia sakit atau hanya merusakkan mobil mereka.

Bola api Peekskill

Pada 9 Oktober 1992, sebuah bola api raksasa menembus langit malam dan melintasi East Coast, Amerika Serikat (AS). Bola api ini pertama kali terlihat di West Virginia. Pecahan-pecahan bola api ini akhirnya jatuh di Peekskill, New York.

Kemudian, bola api ini pun diberi nama Peekskill. Satu pecahan bola api ini merusakkan sebuah mobil. Akibat sempitnya sudut bola api ini jatuh ke Bumi (bola api ini terbakar di atmosfer selama 40 detik penuh), meteorit ini bisa disaksikan ribuan orang dan terdapat 16 video meteorit ini dari sudut pandang berbeda-beda.

Video meteorit ini kemudian digunakan ilmuwan mempelajari lintasan meteor di atmosfer. Berikut video meteorit ini.lihat videonya disini


Hantaman Caracas


Pada 15 September 2007, sebuah meteorit jatuh ke Bumi dekat desa Caracas, Peru dan menciptakan kawah 15 meter. Saat warga setempat menyelidikinya, air di dalam kawah mendidih dan berpusat dari bawah kawah. Kawah ini juga mengeluarkan bau busuk yang membuat para penyelidik tak tahan berada lama-lama di kawah itu.

Beberapa hari setelah peristiwa itu, sekitar dua ribu warga desa mengalami sakit misterius. Warga desa mengidap mual, pusing dan muntah. Kemudian, uji ilmuwan Perus’s Mining, Metallurgy, and Geology Institute (INGEMMET) pada situs jatuhnya meteorit menunjukkan, warga desa keracunan arsenik. Menurut ilmuwan, meteorit mampu mengeluarkan gas arsenic saat permukaan panas meteorit bertemu air bawah tanah yang tercemar elemen beracun.

Meteorit Hodges


Pada 30 November 1954, bola api merobek langit Alabama. Meteorit ini menghasilkan ledakan sonik yang menimbulkan gangguan televisi sejauh 112,6 km dari tempat benda angkasa ini jatuh. Saat di atmosfer, batu ini pecah menjadi tiga bagian.

Ketika Ann Elizabeth Hodges tertidur di sofa rumahnya di Oak Grove dekat Sylacuga, Alabama, pecahan terbesar dari meteorit ini sebesar anggur tiba-tiba jatuh dari atap rumahnya. Benda angkasa ini terpantul dari radionya dan mengenai pinggangnya.


Hodges mendapat memar parah namun masih bisa berjalan dan ia pun menjadi orang pertama dalam catatan sejarah yang terluka karena obyek ekstraterestrial. Saat itu, Angkatan Udara AS langsung menuju lokasi untuk mengklaim meteorit itu. Analisa menunjukkan batu itu merupakan khondrite H4, batu besi.




Hujan meteor Sikhote-Alin


Pada 1947, sekitar 90 ribu kg besi murni jatuh dari langit Eastern Siberia. Meteorit Sikhote-Alin (nama diambil dari gunung tempat benda ini jatuh) masuk atmosfer pada kecepatan 14 km/detik. Benda ini tampak lebih terang dibanding matahari saat jatuh dan terlihat sejauh 300 km. Jejak asap dari benda ini dapat dilihat selama beberapa jam setelah jatuh, dan selama bertahun-tahun, pecahan besi benda ini ditemukan di pepohonan.

ledakan di Chicora


Sebuah meteorit meledak saat memasuki atmosfer Chicora, Pennsylvania pada 24 Juni 1938. Berdasar besarnya ledakan, ilmuwan memperkirakan massa awal batu ini mencapai 450 ton. Namun, hanya sebagian kecil meteorit ini yang ditemukan.

Beberapa laporan menyebutkan, seekor sapi kejatuhan batu ini dan terluka parah namun kabar lainnya menyebutkan, batu ini berhasil membunuh hewan malang itu.

Ledakan Tunguska


Hantaman terbesar dan termisterius dalam sejarah terjadi di langit Podkamennaya Tunguska River, Rusia, pada pagi 30 Juni 1908. Ledakan ini seribu kali lebih kuat dari bom atom yang dijatuhkan AS ke Hiroshima selama Perang Dunia II.

Ledakan ini diyakini berasal dari tabrakan meteorid raksasa atau komet di atmosfer, 5-10 km di atas permukaan Bumi. Gelombang kejut ledakan ini menghancurkan 80 juta pohon di lahan seluas 2.150 hektar persegi serta membuat pingsan orang beberapa kilometer dari lokasi.


Selama beberapa bulan setelah kejadian, Smithsonia Astrophysical Observatory di AS meneliti penurunan transparansi atmosfer akibat debu ledakan. Skala kejadian Tunguska memicu banyak imajinasi orang.

Beberapa orang berhipotesis, ledakan terjadi akibat tabrakan pesawat alien. Lainnya mengatakan, hal ini terjadi saat lubang hitam melewati Bumi. Selain itu, ada pula orang yang menganggap hal ini terjadi karena sejumlah antimateri dari luar angkasa menbrak materi di atmosfer.

Sabtu, 13 Desember 2014

Bencana Yang mungkin terjadi Di Masa Depan

Selain banjir, senjata nuklir, polusi lingkungan, memburuknya iklim, dan lain sebagainya, menurut laporan majalah Discovery, AS, para ilmuwan juga memperhitungkan puluhan jenis bencana alam atau ulah manusia yang bisa mengakibatkan manusia mendekati kepunahan. Jaman sekarang, setiap saat orang-orang menyebarkan informasi tentang kepunahan spesies, sehingga kita mulai menyadari bahwa ini bukan sebuah fenomena perputaran alam yang baik.
Para ilmuwan telah memperkirakan, bahwa rasio kepunahan spesies organisme sekarang adalah 1.000 kali lipatnya zaman fosil, menurut statistik bahwa di atas bumi secara aktual terdapat 99% spesies berada di ujung kepunahan. Dan pembunuh-pembunuh yang menghancurkan spesies ini, sebagian besar disebabkan aktivitas peradaban manusia saat ini. Aktivitas-aktivitas ini menyebabkan berbagai jenis makhluk hidup di bumi, termasuk manusia sendiri secara perlahan-lahan menuju ke dalam kondisi yang kritis, ada beberapa kondisi yang mungkin dapat dialami dalam gerakan putaran alam. Mungkin Anda akan menganggap bahwa peringatan di atas hanya imajinasi sastrawan, namun di bawah pengamatan dan penyelidikan ilmuwan ditemukan bahwa dalam sejarah ratusan juta tahun, di atas bumi berkali-kali menyisakan bekas-bekas dihancurkan.

Kerak Bumi Berubah Posisi

Ketika professor Charles H.Hapgood sedang mempelajari peta kuno Kutub Selatan, ia pernah mengemukakan hipotesa peralihan kerak bumi (Earth Crust Displacement). Dalam kondisi tertentu, segenap kerak luar bumi mungkin dapat menggerakkan posisinya secara menyeluruh, bagaikan selembar kulit jeruk tak berisi, setelah kendor dan terkelupas, akan menggerakkan segenap posisinya. Menurut hipotesa tersebut, kerak bumi setebal 30 mil dapat meluncur di atas inti bumi yang tebalnya 8 ribu mil, beberapa sarjana AS mengaitkan hipotesa ini dengan bencana dahsyat di Alaska dan Siberia pada 11 ribu tahun lampau. Mereka memprediksikan daratan di Kutub Selatan saat ini, ternyata adalah daerah berjarak sekitar 2 ribu mil sebelah utara Kutub Selatan.

Dan sebelum adanya peradaban manusia ini, minimal pada 6 ribu tahun silam, telah terjadi peralihan kerak bumi, segenap kerak bumi menggerakkan posisi, hingga menggeser daratan Kutub Selatan ke posisinya saat ini. Ini membuat daratan yang hangat mendadak menjadi dingin, dan secara perlahan diselimuti dengan es dan salju. Dan di saat bersamaan, Alaska dan Siberia juga mengarah ke Kutub Utara, sehingga membuat daratan yang semula hangat dalam sekejab menjadi dingin œmembeku. Ini secara rasional telah menjelaskan tentang lapisan tanah beku di utara Siberia, gajah raksasa berbulu panjang yang ditemukan serta sejumlah besar binatang yang tidak dapat hidup di daerah dingin, seperti misalnya badak, banteng, kuda, gezelle, srigala, machairodont (harimau bergigi pedang), singa dan sebagainya, selain itu juga ada mayat manusia.

Ledakan Sinar Gamma

Sinar Gamma adalah ledakan dengan kekuatan terdahsyat yang sudah diketahui di alam semesta saat ini, dan pengetahuan yang dipahami ilmuwan atas hal ini masih sangat terbatas.
Ilmuwan mendapati, bahwa sinar gamma (Gamma Ray Burst, GRB) yang berasal dari galaksi luar yang jauh, adalah energi yang dilepaskan kembali setelah hancurnya 2 bintang tetap, energi pancarannya sangat kuat dan tak dapat diduga, kurang lebih seribu kali lipatnya matahari.

Sebelum perubahan besar ini terjadi, manusia sama sekali tidak dapat mengamati perubahan sesudahnya, sehingga dengan demikian juga tidak tahu bagaimana cara mengantisipasinya. Jika terjadi, maka meski berada di tempat sejauh seribu tahun cahaya, dan meski pada malam yang biasanya cerah di sebuah tempat yang jauhnya tidak dapat Anda saksikan, ia juga akan terang secara tiba-tiba seperti matahari, kemudian melepaskan energi yang maha besar, dan menyinari bumi dengan pancarannya. Meskipun lapisan atmosfer dapat melindungi kita terhindar dari serangan sinar Gamma dan sinar -X, namun pancaran-pancaran berenergi tinggi ini dapat membuat lapisan atmosfer menjadi panas dan menghasilkan nitrogenoksida, yang dapat secara serius merusak ozonosfer (lapisan ozon). Yang lebih parah adalah ini dapat secara langsung mengacaukan proses fotosintesis plankton di samudera (mereka dapat menyuplai oksigen bagi atmosfer), merusak ekologi sekaligus juga menghancurkan rantai makanan. Jarak sinar gamma yang ditemukan saat ini sangat jauh dari kita, meski pengetahuan yang diketahui ilmuwan atas hal ini sangat terbatas, namun dapat dibayangkan akibat yang mengerikan seandainya secara tiba-tiba ia menyinari bumi kita.

Planet Menabrak Bumi

Pada 1908 silam, sebuah meteorit komet setinggi kurang lebih 200 kaki (± 60 m) pernah melintasi lapisan atmosfer, dan mengenai kawasan, Siberia, akibatnya terjadi ledakan di kawasan tersebut. Menurut perhitungan astronom bahwa peristiwa sejenis akan terjadi setiap 100-300 tahun. Peristiwa ini, seandainya terjadi di samudera atau daerah yang jarang penduduknya, yang mana meskipun rasio kemungkinan manusia terhindar dari bencana ini sedikit lebih besar, namun ilmuwan mengatakan: terhadap planet besar, tidaklah penting di mana posisi yang diterjang mereka (planet). Jika meteorit selebar ½ mil (± 800 m) menabrak bumi (± setiap 250 ribu tahun) meski tidak sampai menyebabkan kepunahan seluruh umat manusia, namun cukup memusnahkan pembangunan peradaban umat manusia sekarang. Sebuah meteorit selebar 5 mil menabrak bumi dapat menimbulkan gempa, tsunami, letusan gunung berapi, dan mengakibatkan kepunahan yang lebih dahsyat, sama seperti akhir zaman dinosaurus.
Pada 1994 silam, ilmuwan berhasil mengamati seluruh proses tabrakan Comet Shoemaker-Levy 9 dengan Jupiter, ini menjelaskan bahwa planet menabrak bumi bukan tidak mungkin, juga bukan peristiwa mengerikan yang baru akan terjadi ratusan tahun kemudian.

Lubang Hitam

Sistim galaktik pada umumnya dipenuhi dengan Lubang Hitam (black hole). Menurut prediksi ilmuwan secara garis besar, bahwa dalam sistem galaktik terdapat sekitar satu juta lubang hitam, benda-benda ini beredar sama seperti bintang lainnya.

Seandainya ada sebuah planet sedang akan mendekati kita, hal itu bisa kita prediksi, tapi jika seandainya itu adalah lubang hitam maka kita tidak akan mendapat peringatan. Jika sebuah planet yang akan menabrak bumi, para ilmuwan puluhan tahun silam bisa saja mengamati dan memprediksikan waktu maupun energinya secara konkret. Namun lubang hitam tidak akan menabrak atau menghancurkan bumi, akan tetapi, ia -dengan kekuatan gravitasinya yang luar biasa- dapat mengacaukan orbit peredaran benda langit, sehingga suhu di bumi akan mengalami perubahan yang drastis.

Badai Matahari

Selama beberapa tahun terakhir ini, matahari sudah memasuki perubahan periodik medan magnetik yang terjadi setiap 10-11 tahun. Dalam masa demikian, partikel dan pancaran kemungkinan akan menerpa ke bumi dengan kecepatan 1juta km/jam. Dan ancamannya terhadap bumi, adalah suatu hal yang tak dapat diperhitungkan para ilmuwan.Pada April 2001 silam, sebagaimana yang diperkirakan ilmuwan, telah terjadi ledakan bintik matahari yang dahsyat di permukaannya, dan ini merupakan salah satu ledakan terbesar yang tercatat selama ini, untungnya solar Flare (letusan gas matahari) tidak mengarah ke bumi (lihat pada foto di bawah).
Karena itu sebagian besar energi yang dilepaskan letusan protuberan tidak akan sampai menerjang bumi. Letusan protuberan atau gas matahari disebabkan ledakan tiba-tiba dari energi magnetik. Letusan ini dapat menambah kecepatan gerak partikel matahari hingga mendekati kecepatan cahaya dalam beberapa detik, sekaligus membuat suhu di permukaan matahari naik hingga jutaan derajat. Energi yang dilepaskan letusan protuberan bahkan mencapai miliaran ton energi yang dihasilkan ledakan bahan peledak.

Minggu, 07 Desember 2014

Ledakan Terbesar dan Terdahsyat di Dunia !

1. Pancaran Sinar Gamma

Pancaran sinar gamma adalah paling kuat yang pernah diketahui di alam semesta. Sinar yang memancar dari area yang sangat jauh namun terlihat, adalah GRB 090423, menjangkau "dunia" kita dari kejauhan 13 Milyar tahun cahaya !!!! dari bumi. Ledakan tersebut, yang hanya terekam kurang dari 1 detik, melepaskan energy lebih dari 100 kali energy yang dilepaskan oleh matahari selama 10 Milyar tahun.


2. Supernova

Supernova adalah bintang yang meledak yang seringkali "menyinari" keseluruhan galaksi. Supernova yang paling terang yang pernah di catat dalam sejarah adalah yang dilihat di konstelasi Lupus (bahasa latin untuk srigala) pada musim semi tahun 1006.

Ledakan luar biasa yang berwarna keemasan yang sekarang dikenal sebagai SN 1006 terjadi di hampir 7.100 tahun cahaya jauhnya, dan cukup terang untuk menyebabkan adanya bayangan dimalam hari, dan membaca dimalam hari, dan masih terlihat hingga berbulan-bulan pada siang hari.


3. Ledakan Komet Shoemaker-Levy9

Komet Shoemaker-Levy9 bertabrakan secara spektakuler dengan planet Jupiter pada 1994, gravitasi planet raksasa tersebut menarik komet tersebut dan memecahkan komet tersebut hingga area seluas 3 km, dan mereka menghujam dengan kecepatan 60 km/detik menghasilkan 21 tumbukan yang terlihat.

shoemaker-levy-comet
Tumbukan terbesar menyebabkan bola api hingga setinggi 3000 km diatas awan Jovian dan menyebabkan bintik hitam dengan diameter 12.000 km2 (sekitar sebesar bumi) dan diperkirakan meledak dengan kekuatan 6000 Giga Ton TNT.


4. Tumbukan Cretaceous-Tertiary

Era dinosaurus berakhir dalam bencana alam hamper 65 juta tahun lalu dan membunuh hampir setengah dari semua species di planet ini. Peneliti menyatakan bahwa sebenarnya planet sudah berada dalam ambang kehancuran lingkungan sebelum tumbukan Cretaceous-Tertiary (meteorit). Kawah seluas 180 km di chixulub di mexico mungkin adalah lokasi tumbukan tersebut.


5. Ledakan Gunung Tambora

Pada 1815, Gunung tambora di Indonesia meledak dengan kekuatan hampir 1000 mega ton TNT, merupakan ledakan gunung berapi terdahsyat yang direkam dalam sejarah.

Ledakan tersebut melontarkan 140 Milyar ton magma dan tidak hanya membunuh 71.000 orang di pulau Sumbawa (Dekat Lombok) tapi abu vulkanik yang dilontarkan menyebabkan anomaly iklim secara global, pada tahun selanjutnya (1816), dikenal sebagai tahun tanpa musim panas, salju turun di bulan juni di Albany N.Y, sungai es dapat ditemukan di bulan Juli di Pennsylvania, dan ratusan ribu orang menderita kelaparan secara global.


6.Ledakan Dekat Sungai Podkamennaya Tunguska

Sebuah ledakan misterius dekat sungai Podkamennaya Tunguska di 1908 meratakan area seluas 2000 km2 dari hutan Siberia (hampir seluas kota Tokyo). Peneliti mengira bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh asteroid atau komet, mungkin diameternya sebesar 20m dan seberat 185.000 metric ton (7 kali berat titanic). Ledakan in tercatat  hampir sekuat 4 mega ton TNT (250 kali lebih kuat dari bom Hiroshima).


7. Bom Atom di Trinity site,Alamogordo

Bom atom yang pertama dalam sejarah, di ledakkan di Trinity site, dekat Alamogordo, N.M pada 1945, meledakan denga kekuatan hamper 20kilo ton TNT, ilmuan J. Robert Oppenheimer kemudian mengatakan, ketika dia mengawasi pengujian, Ia memikirkan sebuah petikan dari manuscript hindu Bhagavas Gita : "Saya akan menjadi Kematian, penghancur dunia", senjata nuklir kemudian mengakhiri PDII dan menyebabkan ketakutan terhadap senjata pemusnah nuklir hingga berpuluh tahun kemudian.

Ilmuan kemudian menemukan bahwa masyarakan di New Meksiko mungkin terkena radiasi nuklir ribuan kali dari batas normal yang masih bisa ditoleransi oleh tubuh.


8.Nuklir di Chernobly, Ukraina

Pada 1986, sebuah reactor nuklir meledak di Chernobly di ukraina, itu adalah kecelakaan nuklir terburuk dalam sejaran, ledakan tersebut melontarkan rector seberat 2000 ton dan menyebarkan 400 kali kadar radioaktive dibandingkan bom Hiroshima, mengkontaminasi lebih dari 200.000 km2 eropa, 600.000 orang terkena radiasi dosis tinggi, dan lebih dari 350.000 orang harus dievakuasi dari derah yang terkontaminasi.


9.Tabrakan kapal Kargo Perancis

Pada 1917, sebuah kapal kargo prancis, yang berisi penuh dengan bahan peledak untuk PD I, secara tidak sengaja bertabrakan dengan kapal berbendera belgia di pelabuhan Halifax, Kanada. Hal tersebut menyebabkan ledakan dengan dampak yang jauh lebih besar dari peladak yang pernah dibuat oleh manusia sebelumnya, setara dengan 3 kilo ton TNT.

Menyebarkan serbuk berwarna putih hingga 6.100m diatas kota dan menyebabkan Tsunami dengan ketinggian gelombang setara 18 m , hingga radius 2 Km disekitar pusat ledakan. Itu adalah kehancuran total, dan merenggut 2000 nyawa dan 9000 lainnya terluka. Itu tetao menjadi kecelakaan terburuk didunia yang disebabkan peledak buatan manusia.


10. Ledakan di kapal kargo SS Grandcamp

Sebuah kebakaran di kapal kargo SS Grandcamp yang sedang berlabuh di texas city pada 1947 memicu 2.300 ton amoniu nitrat, sebuah campuran yang digunakan untuk penyubur dan berdaya ledak tinggi.

Ledakan tersebut merontokan 2 pesawat terbang yang sedang melintas disekitarnya dan memicu reaksi berantai yang memicu ledakan sebuah kapal kargo lainnya yang juga membawa 1000 ton ammonium nitrat. Bencana ini membunuh lebuh dari 600 orang dan melukai 3.500 lainnya, dan secara umum dikategorikan bancana industry terburuk dalam sejarah U.S

Senin, 01 Desember 2014

Wujud Badai Dari Luar Angkasa

 
Badai Ike masih dalam kategori 4 pada tgl 4 September 2008 saat foto ini diambil dari International Space Station ( ISS ), 220 mil diatas bumi. Badai musiman ketujuh ini mengacaukan pertengahan samudera Atlantik dengan kecepatan 120 mil per jam sampai dengan 145 mph.


 
Pandangan jarak dekat dari pesawat ulang-alik Atlantis pada 18 September 2006 memberikan gambaran luarbiasa mata dari badai Gordon. Diperkirakan kecepatan badai 80 mph sampai dengan 90 mph.


 
Foto ini menunjukkan mata badai Ivan yg terlihat dibalik panel surya International Space Station. Salah satu badai terkuat ini terlihat sedang beraksi di perairan barat Karibia dengan kecepatan angin mencapai 160 mil per jam.


 
Pada tgl 12 September 2003, instrumen imaging satelit Nasa Terra mengambil gambar Badai Isabel di timur laut kepulauan Lesser Antilles. Pada saat itu Isabel sudah mencapai kategori 5 dengan kecepatan angin maksimum hampir 160 mph.


 
Ini adalah foto badai Felix yg diambil dari ISS pada tgl 3 September 2007. Badai ini terlihat di perairan timur Honduras dengan kecepatan angin 165 mph sehingga termasuk kategori 5 dlm skala Saffir-Simpson.


 
Gambar badai Catarina ini diambil pada 27 Maret 2004 oleh kru Ekspedisi 8 ISS. Badai ini terlihat baru saja mendarat di provinsi Catarina Brazil Selatan (maka dari itu badai ini akhirnya disebut Badai Catarina).


 
Gambar badai Wilma ini diambil pada tgl 19 Oktober 2005 oleh awak stasiun luar angkasa Nasa saat melintas pada ketinggian 222 mil diatas permukan bumi. Pada saat itu badai Wilma memegang rekor sebagai badai terkuat di Atlantik dengan kecepatan angin mencapai 175 mph. Wilma sedang terlihat di laut Karibia, 340 mil tenggara Cozumel, Mexico.

  
Pemandangan badai Ivan memenuhi foto ini yg diambil diatas wilayah utara teluk Mexico pada Rabu sore, 15 September 2004. 


 
Gambar dari badai Epsilon yg diambil kru ekpedisi ke-12 ISS pada tgl 3 Desember 2005.


 
Badai Ivan, salah satu badai terkuat, difoto pada hari Sabtu 11 September 2004 oleh Astronot Edward M. Fincke dari luar jendela Stasiun Angkasa International.


 
Gambar close-up dari mata badai Isabel pada tgl 15 September 2003 dari atas International Space Station (NASA).


 
Gambar mata badai Isabel lagi, saat badai ini berubah menjadi kategori 5 dengan membawa angin berkecepatan 160 mph 13 September 2003.


 
Badai Douglas pada tgl 23 Juli 2002. Saat itu Douglas kembali ke status 1 saat dia mulai bergerak meninggalkan wilayah Baja California Peninsula. Foto ini diambil melalui Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS) di satelit Terra.


 
Ini adalah gambar badai Ivan pada tgl 11 September 2004. Difoto oleh ilmuwan Nasa di ISS. Saat itu Ivan berada di wilayah barat perairan Karibia.


 
MODIS instrumen diatas satelit Aqua milik Nasa berhasil menagkap gambar badai Isabel saat berada di wilayah utara Puerto Rico dan sedang membawa hembusan angin dengan kecepata maksimum mencapai 155 mph

  
Pemandangan indah dari ketinggian ini mengabadikan badai Emily pada tgl 16 Juli 2005. Stasiun Luar Angkasa Nasa mengambil foto ini pada saat berada di teluk Mexico dan sepertinya sedang bergerak kearah barat menuju terbitnya bulan. Emily pada saat itu masuk dalam kategori 4 dengan kekuatan angin mendekati 155 mph dan bergerak dari barat ke barat laut melalui perairan Karibia.

Kamis, 13 November 2014

7 Galaksi Terindah di Alam Semesta

Ke 1:The Sombrero Galaxy


Galaksi Sombrero (juga dikenal sebagai M104 atau NGC 4594) adalah sebuah galaksi spiral di konstelasi Virgo. M104 adalah galaksi utama dalam kelompok galaksi M104. Dari Bumi galaksi ini tampak seperti topi sombrero. Ditemukan pada akhir tahun 1700-an, kemungkinan besar oleh Pierre Méchain, yang menyebutnya sebagai penemuan pada sebuah surat tertanggal 6 Mei 1783. Secara terpisah M104 juga ditemukan oleh William Herschel pada 9 Mei 1784.

Ke 2:Black Eye Galaxy


galaksi spiral di konstelasi Coma Berenices, messier 64, yang terkenal “Black Eye” galaksi atau “Sleeping Beauty galaksi,” memiliki spektakuler band yang gelap menyerap debu di depan cerah dari inti galaksi. Hal ini dikenal di kalangan amatir astronomers karena tampilan di teleskop kecil.

Ke 3:2MASX J00482185-2507365 occulting pair


The 2MASX J00482185-2507365 occulting pasangan adalah sepasang tumpang tindih spiral galaksi ditemukan di sekitar NGC 253, yang pengukir Galaxy. Kedua galaksi yang lebih jauh daripada NGC 253, dengan latar belakang galaksi, 2MASX J00482185-2507365, letaknya di redshift z = 0,06, dan latar depan galaksi NGC lying antara 253 dan latar belakang galaksi (0,0008 <z <0,06). Sepasang galaksi ini menyajikan distribusi galactic debu diluar terlihat dari lengan spiral galaksi. Sekarang mana yang tidak terduga dari debu melebihi batas starry dari senjata, baru menunjukkan daerah extragalactic untuk belajar astronomi. Yang berdebu lengan memperpanjang 6 kali dari starry senjata dari galaxy, dan akan muncul silhouetted gambar di HST terhadap pusat dan inti bagian belakang galaksi.

Ke 4:The Whirlpool Galaxy


Juga dikenal sebagai messier 51a, M51a, atau NGC 5194, yang Whirlpool Galaxy merupakan interaksi grand-desain spiral galaksi terletak pada jarak sekitar 23 juta tahun cahaya di konstelasi Canes Venatici. Ia adalah salah satu yang paling terkenal dari spiral galaksi di langit. The galaxy dan handai (NGC 5195) yang mudah diamati oleh amatir astronomers, dan dua galaksi bahkan dapat dilihat dengan teropong. Whirlpool Galaxy yang juga merupakan target yang populer untuk profesional astronomers, yang belajar untuk lebih memahami struktur galaksi (terutama yang berhubungan dengan struktur lengan spiral) dan interaksi galaksi.

Ke 5:Grand spiral galaxy


Juga dikenal sebagai NGC 123, ini menarik galaksi didominasi oleh jutaan bintang terang dan gelap debu, tertangkap di atas sebuah gravitational lingkar lengan spiral yang memutar tentang pusat. Buka kelompok berisi bintang biru terang dapat dilihat sprinkled sepanjang lengan spiral ini, sedangkan gelap Lanes antar debu yang padat dapat dilihat sprinkled antara mereka. Kurang terlihat, tetapi detectable, adalah milyaran bintang redup normal dan luas dari antar tracts gas, sama seperti wielding tinggi massa yang mendominasi dinamika inti galaksi. Kelihatan bahkan lebih besar dalam hal jumlah formulir kita belum tahu – yg dpt menembus gelap hal yang diperlukan untuk menjelaskan gerakan yang terlihat di luar galaksi.

Ke 6:Supernova 1987A


Dua dekade lalu, astronomers bernoda salah satu bintang exploding cerdas di lebih dari 400 tahun: sebuah bintang mati, yang disebut Supernova 1987A. Gambar ini menunjukkan seluruh wilayah di sekitar Supernova. Fitur yang paling menonjol dalam foto tersebut cincin dengan puluhan titik terang. J shock gelombang bahan UNLEASHED oleh termasyhur ledakan adalah slamming ke daerah di sepanjang cincin dari wilayah batin, pemanasan mereka, dan menyebabkan mereka untuk berseri. Cincin, sekitar satu tahun di seluruh cahaya, mungkin kandang dengan bintang-bintang sekitar 20.000 tahun sebelum meledak. Dalam beberapa tahun ke depan, seluruh ring akan kobaran karena menyerap seluruh kekuatan yang crash. Glowing cincin yang diharapkan menjadi cukup terang untuk menerangi bintang dari lingkungan, astronomers dengan memberikan informasi baru tentang cara bintang diusir bahan sebelum ledakan. Foto diambil pada bulan Desember 2006 dengan Tingkat lanjut dari Kamera Hubble untuk Survei. (Kredit: NASA, ESA, dan R. Kirshner; Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics)

Ke 7:Galaxy NGC 1512


menghalangi beberapa spiral galaksi terletak 30 juta tahun cahaya jauh terhadap konstelasi Horologium, Galaxy NGC 1512 adalah cukup terang untuk dilihat dengan teleskop amatir. The galaxy adalah 70.000 tahun cahaya di seluruh, yang hampir sebagai besar kita sendiri sebagai Milky Way galaxy. Inti dari galaksi yang luar biasa bagi para “circumnuclear” starburst cincin, yang merupakan sebuah lingkaran bintang muda dari kelompok yang spans beberapa tahun cahaya di 2400. Galaxy “starbursts” episode yang kuat dari pembentukan dan bintang yang baru ditemukan di berbagai galaksi lingkungan.

                                                                     Source:kaskus.us